Review Film Terlalu Tampan 2019

Review Film Terlalu Tampan 2019

Review Film Terlalu Tampan 2019 

Hkk879 – Visinema Pictures menghadirkan perlakuan khusus lagi mulai Februari. Setelah sukses besar dengan Keluarga Cemara yang memunculkan drama keluarga yang kaya akan nilai-nilai kehidupan, tiba saatnya bagi Film Terlalu Tampan untuk menghiasi layar lebar di Indonesia. Film ini menjadi film kedua yang diambil dari buku komik Webtoon setelah Si Juki (2017), sebuah komik strip yang dibuat oleh Avisiena dan Savenia, disajikan untuk pertama kalinya pada bulan Maret 2017. Menghadirkan kisah unik dalam perjalanan seorang tokoh tampan bernama Kulin, Terlalu Tampan menarik banyak peminat yang menyukai dan mendapatkan popularitas. Ini jelas dari lebih dari 9 juta “suka” yang diperoleh komik ini.

Anda jangan kaget jika Visinema Pictures tergoda untuk membuat film Terlalu Tampan yang dapat dinikmati oleh masyarakat di seluruh Indonesia. Tidak kalah dengan versi komiknya, film Telalu Tampan sangat menghibur dengan semua komedi yang berubah. Ini berbeda dari film komedi yang sadah pernah tayang sebelumnya di Indonesia. Peran para aktrik dan aktor dalam film ini benar benar memberikan hiburan yang menarik. Untuk mengurangi rasa penarsan anda kami setlah menyiapkan review film Terlalu Tampan di bawah ini sebelum anda melihatnya, langsung saja simak berikut ini :

Buku harian orang tampan penuh kesakitan

Review Film Terlalu Tampan 2019

Walaupun pada umumnya orang-orang tampan bersyukur atas penampilan mereka di atas rata-rata, ini tidak berlaku untuk Kulin (Ari Irham). Dibenci oleh perlakuan gadis-gadis yang hanya melihat satu sama lain melalui penampilan menawan, Kulin menjadi orang yang tertutup. Memilih untuk menghindari interaksi dengan orang lain, Tuan Archewe (Marcellino Lefrandt) dan Bu Suk (Iis Dahlia) dipaksa untuk mengirim Kouline ke sekolah di rumah, yang disebut homeschooling.

Saya tidak tega melihat keadaan Kulin merana dan tidak memiliki teman, Mas Okis (Tarra Budiman) sebagai saudara, segera meluncurkan misi untuk menghasut Kulin untuk belajar di sekolah umum. Berkat OMALIN (Operasi KUALITAS UTAMA), pria tampan akhirnya setuju untuk mengakhiri masa pengasingannya, tetapi hanya jika dia ingin pergi ke sekolah tinggi hanya untuk anak laki-laki.

Memasuki sekolah khusus untuk anak laki-laki tidak mengurangi penderitaan Kulin. Merasa putus asa dan tidak mampu menahan rasa sakit, Kulin akhirnya berniat bunuh diri. Ketika dia akan melompat keluar dari gedung, Kulin bertemu Rere (Rachel Amanda), seorang gadis tomboi yang tidak terpengaruh oleh ketampanan Kulin. Terkejut oleh siluet perempuan misterius yang kebal terhadap pesonanya, Kulin segera jatuh cinta. Bisakah Kulin memiliki hati Rere? Ini akan menarik untuk anda lihat kelanjutanya di dalam film ini.

Komedi penuh dengan aksi yang gokil

Film Terlalu Tampan tidak menghadirkan hal-hal baru dalam cerita, namun selalu ada kejutan tak terduga di hampir setiap adegan. Sabrina Rochelle Kalangie sebagai sutradara selalu berpegang teguh pada inti cerita dalam versi Webtoon-nya, yang merupakan lelucon perubahan. Kebaikan yang dibangun, membawa punch line “lebay”, tetapi sangat menghibur. Salah satu yang paling terkenal adalah di mana adegan Kulin membuka helm di halaman sekolah SMA BBM, sekolah khusus wanita. Di bawah pengaruh ledakan besar, puluhan siswa langsung terjebak oleh trance, bahkan beberapa langsung terkesan dengan pesona Kulin yang menawan. Selain itu, selama pertandingan futsal, lawan Kulin, yang berkeringat, segera berubah menjadi orang yang tampan. Sayangnya, efek ini hanya berlangsung beberapa jam. Intinya, banyak amunisi komik dalam film ini yang siap mengguncang perut Anda. Anda tentu penasaran bukan bagaimana kulin membuat lelucon itu.

Penuh warna dengan Visual Enchanting

Review Film Terlalu Tampan 2019

Berbekal komedi yang matang, Sabrina juga menghadirkan visual yang menawan sebagai dukungan untuk garis finish. Selain itu, pergerakan kamera, komposisi gambar dan variasi warna yang ditampilkan membuat pengalaman menonton sangat terasa. Setelah debutnya sebagai sutradara, Sabrina pantas mendapat ucapan selamat atas prestasi besar dalam film Terlalu Tampan. Efek grafis komik sering dimasukkan ke dalam film. Tampaknya tidak kelebihan, semua dengan pemandangan saat ini.

Kisah dalam film Terlalu Tampan, yang diperuntukkan bagi audiens muda, sudah mencerminkan selera generasi milenial. Masalah-masalah romansa, persahabatan dan pentingnya keluarga berada di pusat film ini, tentu saja semua dikelilingi oleh adegan komik yang dapat membuat Anda tertawa terbahak-bahak. Mulai tanggal 31 januari 2019 kemarin film ini telah tayang di seluruh bioskop, Anda dapat langsung menonton Terlalu Tampan sekarang dan memasukan film  ini sebagai favorit Anda. Dipenuhi dengan film-film lucu dan menyentuh, film karya Visinema Pictures ini menyajikan pertunjukan yang kaya akan hiburan yang tak terlupakan.

Tunggu informasi film film Indonesia terbaru dari kami pada update berikutnya yang siap memanjakan anda pada dunia per filman Indonesia. Cintailah karya anak bangsa dan terus bersama memajukan dunia film Indonesia.