Review The Upside 2019 Film Dengan Cerita Lebih Sederhana

Review The Upside 2019 Film Dengan Cerita Lebih Sederhana

HKK879 – Pekan lalu, film The Upside secara mengejutkan berhasil memindahkan posisi Aquaman dari tahta box office. Film yang terinspirasi oleh kisah nyata ini adalah remake dari film Prancis The Intouchables, dirilis pada 2011. Selama siarannya, The Intouchables telah berhasil menarik banyak penonton dan memenangkan serangkaian penghargaan. Apa yang menarik dan kekhasan dari film The Upside? Bagaimana film ini bisa mengalahkan Aquaman? Ya, kali ini kami akan umumkan beberapa poin dalam film yang diproduksi oleh Neil Burger. Ini bisa menjadi pertembangan anda sebelum menonton langsung film ini.

Review The Upside 2019 Film Dengan Cerita Lebih Sederhana

Ceritanya lebih sederhana dari film aslinya

Seperti yang sudah disebutkan pada paragraf sebelumnya. The Upside adalah remake dari film Perancis berjudul The Intouchables (2011). Kisah itu sendiri didasarkan pada kisah nyata seorang pengusaha kaya, Philippe Pozzo di Borgo, dan perawatnya, Abdel Sellou. Dalam The Upside, sosok pengusaha kaya ini diperankan oleh Bryan Cranston (Phillip Lacasse) dan perawatnya oleh Kevin Hart (Dell Scott). Phillip adalah pengusaha kaya yang lumpuh karena kecelakaan paralayang. Sementara itu, Dell adalah mantan tahanan yang harus mencari pekerjaan untuk melanjutkan hidupnya.

Keduanya bertemu ketika Phillip mewawancarai kandidat untuk menjadi perawatnya. Dell, yang tidak sabar, akhirnya menyerbu dan berbicara dalam wawancara itu dengan Phillip dan sekretaris pribadinya, Yvonne (Nicole Kidman). Melihat gaya Dell, Phillip memutuskan untuk mempekerjakan Dell. Meskipun sekretarisnya sangat menentang, Phillip tetap percaya diri dalam keputusannya. Dell, yang awalnya menolak, akhirnya menerima pekerjaan sebagai perawat Phillip karena gajinya yang tinggi.

Review The Upside 2019 Film Dengan Cerita Lebih Sederhana

Meskipun sebagian besar alur ceritanya sama, ada hal-hal yang disederhanakan dalam The Upside. Salah satunya adalah karakter Yvonne. Dalam The Upside, dikatakan bahwa Yvonne adalah sekretaris yang cantik dengan penampilan yang feminim. Dalam The Intouchables, Yvonne, diperankan oleh Anne Le Ny, telah digambarkan sebagai pembantu rumah tangga paruh baya. Selain itu, dalam The Intouchables, karakter Phillipe ditugaskan sebagai sekretaris pribadi, tetapi bukan Yvonne, tetapi Magile (Audrey Fleurot). Selain mengurangi karakter Magile, The Upside juga menghilangkan putra angkat Phillip, Elisa (Alba Gaia Bellugi).

Pengurangan karakter ini memang bisa dilakukan dengan sengaja oleh sutradara sehingga unsur-unsur emosional yang dihadirkan tidak terbagi dan lebih terkonsentrasi. Oleh karena itu konflik lebih sederhana dan lebih mudah dicerna publik. Hal ini yang menjadi menarik dalam film ini, dan sangat kami rekomendasikan untuk anda lihat hari ini.

Meski berbeda, tapi tetap menyentuh

Walaupun The Upside memiliki beberapa elemen berbeda, Neil Burger tidak menghilangkan orisinalitas film aslinya. Burger bekerja cukup baik pada film remake ini dengan elemen baru dan menarik. Memang, hasilnya masih tidak sebagus film aslinya, Untouchables. Namun, Burger masih layak mendapat dorongan untuk film ini. The Upside selalu dapat menyajikan kisah yang menyentuh melalui momen persahabatan antara Dell dan Phillip, momen keluarga Dell, pengalaman hidup, dan tindakan sosial yang mereka lakukan. Semua mampu memberikan pesan positif yang menginspirasi Anda. Beberapa dialog sangat dalam dan dapat menyentuh Anda. Aksi sutradara dalam pembuatan film ini, benar benar membuat penonton menjadi terbawa ke dalam suasana film The Upside.

Aksi bentuk dan menghibur para pemain

Setiap film yang dia mainkan, adegan Kevin Hart selalu berhasil mengguncang penonton. Ya, begitu juga di film ini. Meskipun dalam The Upside, karakter yang diperankan Hart agak serius. Tapi, selalu ada adegan penuh lelucon dan tentu saja memancing sukses. Dalam film ini, Hart adalah sosok mantan tahanan dan ayah yang berjuang untuk membahagiakan putra dan mantan istrinya. Hart dan lawan aktingnya, Bryan Cranston, keduanya berhasil memainkan karakter masing-masing dengan baik.

Jika Hart layak mendapat dorongan karena itu sangat menyenangkan, berbeda dari Cranston. Meski ada beberapa dialog yang mengandung lelucon, namun perannya yang lumpuh patut mendapat dorongan. Bayangkan, secara keseluruhan Cranston hanya menggerakkan leher, mulut dan mata. Tangan dan kakinya harus kaku karena kebanyakan orang lumpuh seperti itu. Anda dapat mengatakan bahwa chemistry antara dua karakter utama sangat menarik. Belum lagi keterikatan mereka dengan karakter lain yang berpartisipasi dalam film, seperti Yvonne dan Maggie (Golshifteh Farahani), yang juga sangat kuat. Buat kerja sama antar pemain begitu menarik.

Nah, ini review The Upside yang mulai tayang di bioskop Indonesia pada 29 Januari 2019. Film ini sangat cocok untuk ditonton bersama keluarga atau teman dekat di akhir pekan. Tunggu info terbaru dari kami seputar review film film Holliwod, Asia dan masih banyak lainnya. Tentu ini akan menjadi hal menarik yang selalu anda tunggu setiap waktu bukan? Nah terus ikuti update dari blog kami disini.