Review Film The Kid Who Would Be King (2019)

Review Film The Kid Who Would Be King (2019)

HKK879 – The Kid Who Would Be King (2019) ialah film fantasi keluarga yang ditulis serta disutradarai oleh Joe Cornish. Film berdurasi dua jam ini didistribusikan oleh rumah produksi 20th Century Fox serta merupakan film kerja sama antara Inggris – Amerika. Cast yang ikut serta dalam film ini dapat disebut begitu bermacam dari mulai pendatang baru s/d aktor senior. Mereka yaitu Louis Ashbourne Serkis, Tom Taylor, Rebecca Ferguson, Denise Gough, Dean Chaumoo, Rhianna Dorris, Angus Imrie dan Patrick Stewart.

Cerita The Kid Who Would Be King (2019) bermula dari suatu anak lelaki bernama Alex Elliot (Louis Ashbourne Serkis) yang disebut anak dari seorang single parents Mary Elliot (Denise Gough). Alex adalah anak yang sangat lemah di sekolahnya hingga dia dan rekan dekatnya Bedders (Dean Chaumoo) merupakan korban bully di sekolah. Pembully mereka yaitu Lance (Tom Taylor) serta Kaye (Rhianna Dorris) yang disebut kakak tingkat dari Alex. Yang memperbedakan Alex serta Bedders adalah Alex ialah anak yang berani untuk menantang ketika ditindas hingga suatu saat perkelahian antara Alex serta Lance juga pecah di sekolah yang mengakibatkan dia medapatkan hukuman bersama dengan Lance serta Kaye.

Review Film The Kid Who Would Be King (2019)

Alex melakukan hukuman di sekolah sampai larut. Dalam pernjalanan pulang ke rumah, Alex berjumpa dengan Lance serta Kaye yang memiliki rencana untuk memberi pelajaran buat Alex. Kejar-kejaran juga berlangsung pada mereka sampai endingnya Alex terjatuh ke dalam sebuah proyek konstruksi yang tidak terurus. Disana, Alex lihat pedang yang tertancap dalam sebuah batu serta berusaha untuk mencabutnya. Dengan gampangnya Alex berhasil mencabut pedang itu serta membawanya pulang ke rumah. Tanpa Alex sadari, pedang itu ialah pedang yang bernama Excalibur milik Raja Arthur. Cuma anak keturunan raja sejatilah yang dapat mencabut pedang itu. Tercabutnya Excalibur bukan sekedar mengambil keputusan Alex sebagai Raja Terpilih tapi pun membangunkan kekuatan jahat Morgana (Rebecca Ferguson), saudara tiri dari Raja Arthur, yang pada awalnya terjebak di perut bumi selama beratus-ratus tahun. Tidak hanya Morgana, tercabutnya Excalibur pun membuat penyihir baik Merlin (Angus Imrie) datang mencari Alex dengan menyamar menjadi rekan sekolahnya untuk mengikuti Alex melawan kekuatan jahat Morgana. Alex yang tadinya buta akan semua cerita itu harus mencari langkah untuk menghadapi Morgana yang berambisi untuk kuasai dunia serta jadikan manusia menjadi budak. Dia berhasil mencari sekutu dengan meyakinkan Bedders, serta ke-2 musuhnya Lance dan Kaye untuk bergabung dengannya untuk menyelamatkan dunia. Bagaimana Alex serta rekan-rekan mencari langkah untuk melawan kekuatan jahat Morgana? Lantas berhasilkah Alex menyelamatkan dunia?

The Kid Who Would Be King (2019) hadir untuk mengenang petualangan classic semua jaman dan menggunakan kembali legenda abadi penduduk Inggris sebagai sarana pembelajaran mental serta moral baik dengan beberapa penambahan baru serta moderen yang betul-betul menyenangkan buat type film keluarga. Diluar itu, film ini pun cukuplah lucu, penuh aksi, dengan efek yang memuaskan. Beberapa hal kecil seperti Patrick Stewart yang memiliki rambut gila dengan menggunakan sapatu boots serta kaos Led Zeppelin yang selalu muncul menjadi Merlin Tua, serta beberapa lelucon yang benar-benar bagus serta tidak memaksa selalu bisa membuat pemirsa ketawa bahagia. Begitupun dengan akting para pemainnya yang terlihat cukup alami dan menghibur. Banyak sekali hal-hal fancy serta classic yang dipadukan dalam film ini hingga membuat film ini bisa jadi salah satu film referensi yang harus kalian tonton tahun tahun ini. Ditambah lagi jika ditonton dengan keluarga, sebab film ini banyak mengajari moral baik yang dapat kalian berikan pada anak-anak. Bagaimana penasaran kan dengan film ini?


Related Posts



Comments are closed.