Review Film Dilan 1991

Review Film Dilan 1991

HKK879 – Film Dilan 1991 merupakan sequel dari film Dilan 1990 yang sangat fenomenal di tanah air. Film Dilan diadaptasi dari Novel Dilan : Dia Adalah Dilanku Tahun 1990 karya Pidi Baiq. Novel Dilan cukup laris dipasaran sehingga menarik perhatian produser Ody Mulya untuk menghadirkannya dalam sebuah film layar lebar. Sutradara dari film Dilan 1990 dan 1991 adalah Fajar Bustomy.  Review film ini menceritakan tentang kisah cinta sepasang anak remaja yang menginjak bangku SMA, dengan seragam khasnya abu-abu putih. Tokoh utama dari film remaja percintaan ini adalah Dilan dan Milea. Dikisahkan Dilan merupakan seorang pemuda cerdas dan romantis yang sangat gemar meluncurkan rayuan-rayuan gombalnya kepada Milea.

Film Dilan 1990 dapat dikatakan sangat sukses dipasaran, dengan melihat suksesnya film Dilan 1990, kini kembali novel Dilan : Dia Adalah Dilanku Tahun 1991 karya Pidi Baiq yang akan hadir sebagaimana pendahulunya Dilan 1990. Review film Dilan 1991 melanjutkan kisah cinta nan romantis antara Dilan dan Milea. Dikisahkan Dilan dan Milea kini telah menjalin hubungan. Konflik mulai terjadi ketika Dilan yang merupakan ketua geng motor akan melaksanakan aksi tawuran karena balas dendam. Milea melarang Dilan melakukan aksi tawuran yang akan membahayakan Dilan. Milea dan Dilan lalu kemudian sering berdebat membahas masalah geng motor. Kecemasan dan rasa khawatir senantiasa melanda Milea karena mengkhawatirkan keselamatan Dilan.  Hingga puncaknya Milea meminta putus hubungan dari Dilan. Akibat permintaan Milea tersebut kemuadian Dilan menjauh dan  kesedihan setiap hari melanda Milea.

Review Film Dilan 1991!

Review Film Dilan 1991

Review Film Dilan 1991 masih sama yaitu berlatar kota Bandung, uniknya di Film Dilan 1990 terdapat cameo Walikota Jawa Barat yaitu Ridwan Kamil yang berperan sebagai guru, dan pada Dilan 1991 guru yang diperankan Ridwan Kamil kini mendapatkan promosi sebagai wakil Kepala Sekolah, sama seperti kehidupan nyata Ridwan Kamil yang merupakan  mantan Walikota Bandung yang telah menjadi Gubernur Jawa  Barat. Warga kota Bandung tentu sangat merasa bangga dan terlihat antusias ketika kotanya dijadikan sebagai latar belakang film yang sangat dinanti ini, terlihat dari antusias yang penonton di Kota Bandung pada saat gala premier tanggal 24 Februari 2019 kemarin. Tanggal tersebut kemudian ditetapkan sebagai Hari Dilan.

Review film kisah percintaan Dilan dan Milea ini begitu menyentuh hati dan lebih banyak menguras air mata, tidak seperti cerita di film Dilan 1990 yang berakhir romantis dengan bersatunya Dilan dan Milea dalam sebuah hubungan, pada film Dilan 1991 ini hubungan Dilan dan Milea berakhir dan mereka terpisah dengan menjalani  kehidupannya masing-masing. Dilan melanjutkan kuliahnya di sebuah Universitas ternama di kota Bandung, sedangkan Milea bertolak ke Jakarta. Walaupun perpisahan Dilan dan Milea telah banyak diketahui pembaca novel Dilan : Dia Adalah Dilanku Tahun 1991, namun menyaksikan prosesnya ketika mereka berpisah dalam sebuah visualisasi sebuah layar lebar merupakan salah satu hal yang dinanti para pembaca novel.

Hasil review film Dilan 1991 akan memberikan nostalgia bagi generasi tahun 1990an dimana style pakaian dan setting sekolah yang masih berlatar era tahun 1990an. Film Dilan selain mencapai target penonton bagi remaja SMA zaman milenial, juga mencari target penonton remaja SMA pada tahun 1990an. Sensasi semakin terasa dari gombalan-gombalan khas anak remaja yang ada pada era tahun 1990an. Anda juga akan disuguhkan pemandangan indah kota Bandung di siang dan malam hari.

Hasil review film Dilan 1991 berdasarkan akting para pemeran utamanya yaitu Vanesha Prescilla dan Iqbal Ramadhan lebih terlihat dapat membangun chemistry yang kuat diantara mereka.  Tatapan Iqbal Ramadhan sebagai Dilan mampu menghipnotis penonton dan larut ke dalam cerita. Vanesa  Prescilla juga tampak lebih menunjukan kemampuan akting yang baik dari sebelumnya. Penonton akan merasakan akting Vanesa Prescilla yang merasakan kegalauan hatinya saat masih ingin bersama Dilan, namun disisi lain Milea tidak suka akan sikap Dilan. Diisi lain juga terdapat banyak pria yang masih mendekati Milea, selain itu muncul sosok baru yang merupakan teman kecil Milea yang kembali ke Bandung setelah berada di Belgia, tokoh ini bernama Hyugo. Hyugo yang diperankan oleh Jerome Kurnia mulai menggoda Milea, karena ternyata dia menyukai Milea sejak lama.